Pertumbuhan adalah bertambahnya ukuran fisik yang dapat diukur secara kuantitatif, seperti tinggi badan, berat badan, lingkar kepala, dan standarisasi ukuran tertentu lainnya.
 

nod
nod
*Menurut Kementerian Kesehatan Republik Indonesia

Sedangkan Perkembangan adalah bertambahnya kemampuan fungsi tubuh yang lebih kompleks, seperti Si Kecil dapat berjalan atau berbicara. Dan perkembangan bisa dilihat dari cara Si Kecil bermain, belajar, berkomunikasi, ataupun bersikap. 

Ada 6 Keterampilan Fundamental Si Kecil yang Penting Diperhatikan oleh Moms & Dads:

Geser kanan / kiri info selengkapnya
NOD
1. Kemampuan Motorik Halus
Example image

Motorik halus adalah kemampuan bergerak dengan menggunakan otot-otot kecil yang menuntut kerjasama antara mata dengan tangan. Contohnya, memegang sendok atau pensil, menyikat gigi, hingga bermain instrumen musik. Keterampilan ini sangat berperan penting untuk kehidupan sekolah Si Kecil nantinya.

Usia 1 Tahun

  • Mampu mengambil benda dan melepaskan benda, kemudian mengambilnya lagi seperti bermain lempar bola
  • Dapat meletakan kepingan bentuk yang sederhana berupa lingkaran atau persegi ke dalam puzzle
  • Dapat menjepit krayon dengan jemarinya untuk mencoret- coret secara spontan
Contoh Stimulasi yang Dapat Mom & Dad Lakukan:
  • Berikan mainan kubus/ balok  untuk ditumpuk
  • Tiupkan gelembung sabun untuk dipecahkan oleh Si Kecil
  • Biasakan Si Kecil untuk makan dan minum sendiri, baik menggunakan tangan maupun sendok atau minum dengan botol

Usia 2 Tahun

  • Bisa menggenggam krayon dengan jari (bukan lagi menjepit dengan ujung jari)
  • Dapat menyusun menara dari 8 balok
  • Bisa menggunakan sendok dan garpu dengan benar
Contoh Stimulasi yang Dapat Mom & Dad Lakukan:
  • Latih Si Kecil untuk memakai baju sendiri atau menyikat gigi sendiri
  • Tunjukkan padanya bagaimana melakukan sesuatu yang sederhana seperti melipat serbet besar dan ajak juga untuk meniru yang orangtua lakukan

Usia 3 Tahun

  • Mampu membentuk playdough dengan hasil yang lebih presisi, membuat bola, kue, dsb
  • Belajar memotong kertas menjadi dua dengan gunting
  • Bisa memegang dan mengontrol pensil dengan benar
Contoh Stimulasi yang Dapat Mom & Dad Lakukan:
  • Ajak Si Kecil bantu Mom memasak. Karena saat memasak kegiatan seperti mengaduk, mencampur, memotong, menyebarkan, menusuk, meremas, ataupun menata makanan bagus untuk melatih motorik halusnya
2. Keterampilan Fisik
Example image

Si Kecil suka berlarian, melompat-lompat, ataupun memanjat. Keterampilan ini menggunakan otot besar, seperti lengan, kaki, dan badan.

Usia 1 Tahun

  • Beberapa anak ada yang sudah bisa berjalan bahkan sebelum menginjak usia 1 tahun. Namun banyak juga yang masih belajar sehingga perlu ditetah atau berpegangan pada benda-benda di sekelilingnya. Apabila Si Kecil masih belajar berjalan maka Mom & Dad dapat rutin mengajak si Kecil untuk belajar berjalan dengan cara ditetah.

Usia 2 Tahun

  • Si kecil mulai bisa menuruni tangga tanpa bantuan menggunakan satu atau dua kaki pada tiap anak tangga dan melompat dari anak tangga terakhir. Mom & Dad sudah boleh rutin mengajaknya belajar mengayuh sepeda roda tiga.

Usia 3 Tahun

  • Kaki dan tangan Si Kecil semakin kuat dan keseimbangannya pun semakin bagus. Mampu berdiri pada tumit dengan posisi tangan di samping tanpa kehilangan keseimbangan. Mom & Dad dapat mengajaknya bermain berlama-lamaan berdiri dengan satu kaki.
3. Keterampilan Interaktif
Example image

Merupakan kemampuan sosial dan emosional Si Kecil, khususnya dalam berinteraksi dengan orang lain.

Usia 1 Tahun

  • Si Kecil mulai meminta makanan dengan cara dan tata bahasa yang tepat. Ia juga akan belajar berkomunikasi dengan kata-kata dan kalimat, seperti menggunakan kata “tolong” untuk meminta sesuatu yang diinginkan. Mom & Dad dapat mengajak Si Kecil untuk bermain dengan anak-anak lain yang seusianya.

Usia 2 Tahun

  • Si Kecil mulai mengembangkan fondasi untuk masa depan seperti belajar mengelola emosinya dan memahami perasaan orang lain. Mom & Dad dapat mendorongnya agar mau berinteraksi dengan anak-anak lain dan melakukan permainan yang berbeda.

Usia 3 Tahun

  • Si Kecil mulai memiliki sahabat atau memilih untuk berteman dengan anak-anak lainnya. Mom & Dad dapat bermain musik untuk Si Kecil dan teman-temannya sambil menari, berlari-lari atau melompat bersama. Serta ajari dan tunjukan pada Si Kecil bagaimana bersikap hormat dan peduli kepada orang lain sewaktu bermain.
4. Keterampilan Kreatif
Example image

Adalah kemampuan untuk menciptakan atau menuangkan sesuatu menurut daya imajinasi Si Kecil ke dalam cerita, gambar, lagu, dll.

Usia 1 Tahun

  • Saat Si Kecil berusaha melakukan sesuatu, ia akan mulai tertarik untuk menggenggam, mengunyah, menghentak dan meremas. Ajak ia bermain air, buku, dan tekstur.

Usia 2 Tahun

  • Pada usia ini Si Kecil sedang dalam masa senang untuk corat-coret. Mom & Dad dapat mengajari Si Kecil pengulangan pola.

Usia 3 Tahun

  • Si Kecil masih senang untuk mencorat-coret atau menggambar sesuatu di atas kertas. Namun, biasanya bentuk coretan sudah lebih rapih dan teratur dibanding usia sebelumnya. Ajak Si Kecil mengeksplorasi seni visual secara aman dan tepat, seperti melukis dengan jari, menggambar di pasir dan membuat cetakan tanah liat.
5. Kemampuan Kognitif
Example image

Merupakan keterampilan yang berbasis otak untuk melakukan tugas apapun mulai dari hal yang sederhana sampai yang paling kompleks.

Usia 1 Tahun

  • Si Kecil mulai menggunakan benda- benda dalam konteks yang tepat. Misalnya, menggunakan sisir untuk rambutnya atau memutar kemudi mobil mainannya. Mom & Dad bisa mengajaknya untuk bermain menyembunyikan mainannya dan meminta ia untuk mencarinya.

Usia 2 Tahun

  • Si Kecil bisa mengenali bayangannya sendiri di depan cermin dan Ia juga mulai menyebut namanya sendiri atau nama panggilan lainnya. Mom & Dad dapat melatihnya menyanyikan lagu alfabet. Bantu Si Kecil untuk mengingat abjad dan tunjukkan juga melalui buku bergambar sesuai usianya.

Usia 3 Tahun

  • Si Kecil mulai memahami konsep waktu dan bisa membedakan antara sekarang, segera, atau nanti. Mom & Dad dapat memanfaatkan kemampuan mengingat Si Kecil yang semakin baik dengan mengajaknya belajar sambil bermain.
6. Keterampilan Verbal
Example image

Yaitu keterampilan dalam berkomunikasi menggunakan bahasa secara lisan.

Usia 1 Tahun

  • Pada usia ini, Si Kecil biasanya sudah mengucapkan “mama” atau “dada” maupun kata berulang lainnya. Si Kecil juga bisa meniru suara-suara yang terdengar dari sekitarnya. Mom & Dad dapat meminta Si Kecil membuat bunyi vokal, seperti “ma," "da," dan "ba."

Usia 2 Tahun

  • Si Kecil akan berkembang dari kalimat dengan dua atau tiga kata seperti “makan nasi" menjadi kalimat sederhana dengan lima sampai enam kata seperti “Di mana bonekanya, Ma?" Serta juga akan mulai menggunakan kata ganti (aku, kamu, aku, kami, mereka) dan mengerti konsep "milikku". Mom & Dad dapat menggunakan foto- foto orang yang sudah dikenal dan bercerita sesuatu.

Usia 3 Tahun

  • Si Kecil mulai mampu mendengarkan dan memahami percakapan, cerita, dan lagu. Mom & Dad dapat memberikan pertanyaan terbuka pada Si Kecil untuk membantunya menyampaikan opini dan mempraktikkan penggunaan kata yang berbeda untuk mengekspresikan apa yang ia pikirkan.

Supaya makin Optimal, Mom & Dad Jangan Lupa untuk Cukupi Kebutuhan Nutrisi Harian Si Kecil dengan memberinya Nature One Dairy Organic Toddler Step 3
 

nod

Selain kandungan nutrisinya lengkap, yaitu tinggi akan DHA, ARA, Kalsium, 16 Vitamins & Minerals, serta Probiotik dan Prebiotik, Nature One Dairy juga memiliki komposisi yang terjamin berkualitas, yaitu:

  • Sumber Kabohidratnya dari Laktosa Organik, yaitu laktosa natural dari susu sapi karena tanpa gula tambahan
     
  • Sumber Lemaknya baik, yaitu dari tumbuhan sunflower, coconut, soy, dan canola
     
  • Organic Whey sebagai sumber protein
     
  • Organik skim & whole milk sebagai base susunya; sumber karbohidrat, vitamin, dan juga mineral
     

Ayo, Mom & Dad di perhatikan lagi asupan nutrisi Si Kecil yang penting adalah "Cukup" dan sesuai usianya. Gemuk dan tinggi hanya salah satu indikator anak tumbuh sehat, namun jangan mengesampingkan indikator yang lain.

Anak yang sehat, jarang sakit, imunitas yang baik lebih penting untuk Mom & Dad prioritaskan ya.

Dukung perkembangan imunitas Si Kecil dengan asupan gizi seimbang dengan kandungan tanpa pengawet, tanpa pemanis buatan dan maltodekstrin.